
Sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengukur kompetensi peserta didik di Madrasah dalam literasi membaca, numerasi, sains serta literasi sosial budaya, MIS Muhammadiyah Grecol Purbalingga melaksanakan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) tahun 2024. Hasil dari asesmen ini nantinya dapat digunakan oleh guru ataupun madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan peserta didik sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.
Berdasarkan jadwal yang ditentukan oleh KEMENAG (Kementerian Agama) provinsi Jawa Tengah , pelaksanaan AKMI tahun 2024 dilaksanakan dari tanggal 19 sampai dengan 31 Agustus. Khususnya di MIS Muhammadiyah Grecol Purbalingga , pelaksanaan AKMI berlangsung pada hari Sabtu 26 Oktober dan Senin 26 Agustus. Di hari pertama fokus pada literasi membaca dan numerasi, sedangkan di hari kedua mencakup materi sains, sosial budaya dan profil keunggulan.
MIM Grecol menggelar Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI 2024) secara online dalam bentuk Computer Based Test (CBT) pada portal AKMI. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer MIM Grecol dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 22 orang. Berdasar Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Asessmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Tahun 2024, pelaksanaan AKMI berlangsung dalam 5 periode.
Periode 1 : 19 – 20 Agustus 2024
Periode 2 : 21 – 22 Agustus 2024
Periode 3 : 24 & 26 Agustus 2024
Periode 4 : 27 – 28 Agustus 2024
Periode 5 : 29 & 31 Agustus 2024
Di hari pertama ini, Sebayak 22 orang peserta didik kelas 5 (lima) dijadwalkan melaksanakan kegiatan AKMI yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 diikuti oleh 11 orang peserta didik, dan sesi 2 diikuti oleh 11 orang peserta didik. Pak Joko W., S.Pd.I , selaku kepala madrasah membuka kegiatan AKMI dengan memberikan arahan serta himbauan kepada peserta didik supaya mengerjakan soal-soal asesmen kompetensi madrasah Indonesia tersebut dengan teliti, tenang dan tidak terburu-buru.
Dalam pelaksanaan AKMI peserta didik didampingPak i oleh 1 orang proktor yaitu Pak Nur Abid, S.Pd. dan 1 orang pengawas yaitu Eka S., S.Pd. Di hari pertama pelaksanaan AKMI Nur selaku proktor merasa lega, Karena kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.
“Alhamdulillah, pelaksanaan di hari pertama ini berlangsung lancar dan kondusif. Peserta didik mengikuti dengan tenang dan rileks, terlebih pembaruan aplikasinya di tahun ini juga lebih baik sehingga lebih sederhana untuk dioperasikan oleh peserta didik. Semoga pada materi sains, sosial budaya, dan profil keunggulan pada hari kedua juga berjalan dengan lancar seperti halnya hari ini”, Ujar Nur.
Hasil asesmen akan digunakan oleh guru dan madrasah sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Melalui AKMI, seluruh civitas madrasah diajak membuka paradigma dalam penguatan pembelajaran berfokus pada peningkatan kemampuan berpikir atau bernalar, sehingga para lulusan madrasah memiliki keterampilan lebih tinggi dalam memecahkan masalah-masalah berbasis saintifik dan bersifat humanis.



