
Anak-anak yang duduk berjajar di baris depan tertawa terpingkal melihat wajahnya atau wajah teman-temannya terpampang di layar lebar. Padahal bukan adegan lucu yang disaksikan. Hanya karena ditonton secara bersama oleh teman, tetangga, dan orang-orang sekampung.
Demikian suasana saat warga Desa Grecol, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga menyaksikan video profil desa di gelaran Layar Tanjleb Festival Film Purbalingga (FFP) 2011 pada Minggu malam, 22 Mei 2011. Warga terlihat terhibur meski entah kapan lagi pemutaran film akan hadir di lingkungan mereka.

Layar Tanjleb di desa pinggiran Purbalingga Kota ini merupakan putaran terakhir setelah berkeliling 15 titik Layar Tanjleb di wilayah Banyumas Raya. Program yang juga menjadi unggulan di FFP tahun ini sudah diawali sejak 30 April 2011 lalu.
Bergeser ke Gedung
Usai program Layar Tanjleb, Festival Film Purbalingga akan bergeser pelaksanaannya di Hall Hotel Kencana, jalan Pujowiyoto No. 1A Purbalingga. Mulai Kamis malam hingga Sabtu malam, 26-28 Mei 2011.

Di tempat ini akan digelar program pemutaran film Kompetisi SMA se-Banyumas Raya, Kompetisi Video Manten, dan program Non-Kompetisi. Sejumlah 19 film fiksi dan 6 film dokumenter pelajar SMA dari seluruh Banyumas Raya akan beradu di ajang ini untuk mendapatkan film terbaik dan film favourit penonton.



